Kamis, 14 Juli 2011

UPAYA IBLIS MENYESATKAN ORANG YANG SEDANG SYAKARATUL MAUT

Ketika seseorang dalam syakratul maut, maka iblis la’natullah (mudah-mudahan Allah melaknatnya) mengutus bala tentaranya yang bernama syaithan, untuk mendatangi orang yang sedang dalam keadaan syakaratul maut, tujuannya tiada lain untuk menggoda dan menyesatkannya. Dia akan datang kepadanya dengan mengrupakan orang-orang yang di cintainya. Seperti mengrupakan ayahnya, ibunya, saudara laki-lakinya, saudara perempuannya dan teman-teman dekatnya. Kemudian syaithan berkata :
أنت تموت يا فلان وقد سبقناك فى هذا الشأن فمت يهوديا فهو الدين المقبول عند الله تعالى
“Wahai fulan engkau akan mati, dan kami telah mendahuluimu dalam hal ini. Maka matilah engkau dalam keadaan yahudi karena agama yahudi adalah agama yang diterima di sisi Allah Swt.”
Jika tidak berhasil diajak ke agama yahudi. Maka, akan datang lagi syaithan berikutnya, untuk mengajaknya ke agama Nashrani dan berkata :
مت نصرانيا فانه دين المسيح وقد نسخ فيه دين موسى ويذكرون له عقائد كل ملة.
“Matilah engkau dalam keadaan Nashrani, karena agama Nashrani adalah agama Nabi Isa yang menggantikan agama Nabi Musa. Mereka (Syaithan) menyebutkan semua akidah-akidah setiap agama.”
Syaithan memaparkan setiap agama selain agama islam, mempengaruhi orang yang sedang dalam keadaan syakaratul maut untuk menjadi pengikutnya. Dan pada saat itulah, Allah akan menyesatkan orang yang Ia kehendaki sesatnya. Dan bagi orang yang Allah kehendaki mendapat hidayah-Nya dan tetap dalam agama islam, maka Allah akan mengutus malaikat jibril untuk datang kepada orang yang sedang dalam keadaan syakaratul maut dan mengusir syaithan dari hadapannya, dan mengusap wajahnya dari pucat (karena ketakutan) menjadi tersenyum . Banyak sekali kita saksikan orang yang tersenyum ketika terlepasnya ruh dari jasadnya. Mudah-mudahan kita termasuk orang yang tersenyum ketika terlepasnya ruh dari jasad kita. Amin….
Kemudian malaikat jibril bertanya :
يا فلان أما تعرفني ؟ أنا جبريل وهؤلاء أعداؤك من الشياطين مت على الملة الحنيفة والشريعة الجليلة.
“Wahai fulan apakah kamu tidak tahu siapa aku ?..Aku adalah malaikat jibril dan musuh-musuhmu adalah golongan syaithan (yang akan menyesatkan). Maka matilah engkau diatas agama yang hanif dan syariat yang agung (agama islam).
Kemudian setelah itu dicabutlah ruh dari jasadnya, dengan penuh ketenangan, lisan mengucapkan dua kalimah syahadat dan hati yang baik sangkaan kepada Allah (Khusnudzon Billahi), suatu awal proses perjalanan untuk bertemu dengan sang khalik sang pemilik ruh dan jasad.
Yang dapat kita petik dari pelajaran tersebut ialah kita harus tetap berharap mendapat ampunan Allah atas dosa-dosa yang telah kita perbuat, dan mengharapkan rahmat-Nya. Karena hanya dengan rahmat-Nya lah kita akan masuk ke dalam jannahnya.
Mudah-mudahan kita semua termasuk orang-orang yang mati dalam keadaan husnul khotimah.. Amin ya mujibassailin…
اللهم اجعل آخر كلامنا من الدنيا عند انتهاء آجالنا بقول لا اله الا الله محمد الرسول الله اللهم إنا نسئلك حسن الخاتمة ونعوذ بك من شر العاقبة وسوء الخاتمة  
  


  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Designed By Blogs Gone Wild!